Monday, February 7, 2011

Kerabat Sylviidae dan Cisticolidae


Keluarga Sylviidae dan Cisticolidae, ini biasa kita kenal dengan nama ciblek, prenjak, dan mungkin beberapa nama khas di daerah yang berbeda. yang pasti walaupun harganya tidak begitu mahal, jenis burung ini masih banyak dicari para hobiis burung sebagai master yang bagus, dengan ciri khas tembakan yang tajam dan rapat, dengan irama khas yang susah dicari tandingannya. Thread ini saya buka sebagai tambahan informasi dalam thread trerdahulu http://www.kicaumania.org/forums/showthread.php?t=8171

Ukuran burung yang relatif kecil 10-15 cm, dan kelincahannya yang kadang kita sulit untuk memperhatikan detil warna dan bentuknya membuat saya tertarik untuk mengumpulkan foto2 keluarga ini dari beberapa sumber www.orientalbirdingimages.com, http://id.wikipedia.or . Dengan harapan kita bisa lebih memperhatikan tiap spesies yang termasuk dalam suku Sylviidae dan Cisticolidae.

Sebenarnya kelompok burung ini dimasukkan ke dalam satu suku (familia) yakni Sylviidae, namun belakangan ini --menurut taksonomi Sibley-Ahlquist yang berdasarkan analisis DNA-- suku tersebut dipecah kekerabatannya menjadi Sylviidae (part) dan Cisticolidae.

Ini sebagian foto2 yang saya dapatkan,


prinia familiaris
Jenis ini biasa dikenal dengan nama ciblek kebun, dan paling mudah didapat,
Morfologi
Burung kecil ramping, dengan panjang total (diukur dari ujung paruh hingga ujung ekor) sekitar 13 cm. Hampir seluruh sisi atas badan berwarna coklat hijau-zaitun. Tenggorokan dan dada putih, perut dan pantat kekuningan. Sisi dada dan paha keabu-abuan. Ciri khas: sayap dengan dua garis putih, serta ekor panjang dengan ujung berwarna hitam dan putih.

Paruh panjang runcing, sebelah atas berwarna kehitaman dan sebelah bawah kekuningan. Kaki langsing dan rapuh berwarna coklat kemerahan atau merah jambu

Kebiasaan dan Penyebaran
Burung yang ramai dan lincah, yang sering ditemui di tempat terbuka atau daerah bersemak di taman, pekarangan, tepi sawah, hutan sekunder, hingga ke hutan bakau. Juga kerap teramati di perkebunan teh. Dua atau tiga ekor, atau lebih, kerap terlihat berkejaran sementara mencari makanan di antara semak-semak, sambil berbunyi-bunyi keras cwuit-cwuit-cwuit.. ciblek-ciblek-ciblek-ciblek.. ! Ekor yang tipis digerakkan ke atas saat berkicau.

Mencari mangsanya yang berupa aneka serangga dan ulat, perenjak jawa berburu mulai dari permukaan tanah hingga tajuk pepohonan. Burung ini membuat sarangnya di rerumputan atau semak-semak hingga ketinggian sekitar 1,5 m di atas tanah. Sarang berbentuk bola kecil dianyam dari rerumputan dan serat tumbuhan.

Perenjak jawa adalah burung endemik (menyebar terbatas) di wilayah Sumatra, Jawa dan Bali. Di Sumatra tidak jarang sampai ketinggian 900 m dpl, sedangkan di Jawa dan Bali umum sampai ketinggian 1.500 m dpl.

Pembedaan kelamin
Jantan dibedakan dari betina dengan ukuran tubuhnya yang lebih besar dan aktif berkicau. Ekor lebih panjang dan warna sayap yang lebih gelap.
(sumber : [url]http://id.wikipedia.org[/url])



prinia socialisbrevicauda

Jenis ini mempunyai ukuran yang relatif sama dengan kerabatnya yaitu 13-14 cm dan mempunyai ekor agak panjang.Ciri jantan dewasa adalah warna bulu abu-abu tua kehitaman dengan mahkota

Burung ini biasa ditemukan di padang rumput, semak dan kebun/ taman sekitar rumah . suara/lagunya berulang-ulang : tchup , tchup , tchup atau zeet-zeet-zeet .
Burung jenis ini banyak ditemui di daerah barat Bengal, India, srilanka

Burng ini membikin sarang di semak/tumbuhan perdu/rumput ilalang, dengan jumlah telur 3-5 butir, dengan ukuran panjang telur 1,5-2 cm.Masa kawin burung ini bisa sepanjang tahun, tergantung iklim pada habitatnya, misalnya di daerah India utara sekitar bulan juni-sept, di Srilanka des-mar, di Nigrilis mei-jun
Burung ini termasuk spesies penganut monogami, dan pasangan jantan dan betina mengerami telurnya dan mencari makan untuk anaknya bergantian. Telur akan menetas setelah dierami selama 12 hari.(sumber : [url]http://en.wikipedia.org[/url])




prinia sylvatica
Burung ini dikenal juga dengan ciblek hutan. Jenis ini endemik India dan srilanka. dan suara yang biasa kita dengar pit-pretty, pit-pretty, pit-pretty. ukuran jenis ini sedikit lebih bongsor dari yang lain, yaitu 15cm.




prinia inornata
Untuk jenis ini mempunyai ukuran 13-14 cm, dan daerah penyebarannya lebih luas mulai dari pakistan, India, Cina, dan asia tenggara termasuk indonesia.
habitatnya di daerah padang rumput, semak, dan kebun. lagu yang biasa kita dengar adalah :tlee-tlee-tlee.
(sumber : [url]http://en.wikipedia.org[/url])



prinia polychroacooki




prinia rufescens
Untuk spesies yang ini biasa ditemui di daerah Bangladesh, Bhutan, Cambodia, China, India, Laos, Malaysia, Myanmar, Thailand, and Vietnam. dan habitat alamnya dalah di lingkungan subtropis dan hutan subtropis kering.



prinia flaviventrisrafflesi
dan spesies yang ini dapat ditemui di Brunei, Cambodia, China, Hong Kong, India, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Nepal, Pakistan, Singapore, Taiwan, Thailand, and Vietnam.




prinia gracilis
Jenis ini banyak ditemukan di timur laut afrika, mesir,somalia, dan india utara.
Habitatnya di padang ilalang/rumput liar dan membuat sarangnya di di ilalang/rumput liar juga dan bertelur sebanyak 3-5 butir.

Ukuran burung ini lebih kecil dari yang lain/ seukuran prenjak yaitu 10-11 cm. dan jenis inipun ada 12 sub spesies. Jantan biasanya mempunyai ekor yang lebih panjang dengan kombinasi warna bulu yang lebih tajam, terutama pada musik kawin.

Seperti pada umumnya keluarga ini makanan utramanya adalah serangga.
(sumber:[url]http://en.wikipedia.org[/url])




prinia hodgsonii

Grey-breasted Prinia, Prinia hodgsonii, ini mempunyai daerah sebaran di daerah india, Sri Lanka dan asia tenggara

habitatnya di pepohonan, hutan, dan padang rumput, dan pada musim kawin bertelur 3-4 butir dan bersarang di rerumputan

ukuran tubuhnya adalah 11-13 cm dengan bentang sayap yang pendek dan ekor yang cukup panjang
Jenis ini juga pemakan serangga dengan tipe suara: perulangan chiwee-chiwee-chiwee-....




prinia burnesii
Jenis ini banyak ditemui di India, pakistan dan bangladesh. dengan habitat di rerumputan ilalang.
Rufous-vented Prinias ini merupakan jenis keluarga prina yang bertubuh besar dengan panjang sekitar ge 17 cm dengan panjang bentang sayap untuk betina 5.3 cm dan jantan 5.5 cm-5.9 cm. panjang ekornya mencapai 8-12 cm.
Ciri jantan ada pada warna coklat pada mahkotanya.
Musim ganti bulu/moulting jatuh pada bulan July sampai September.



prinia cinereocapilla
Merupakan jenis burung yang bisa ditemui di Bhutan, India, dan Nepal. Dengan habitat alam yang subtropis kering atau hutan tropis, subtropis atau tropis basah, dataran tropis rendah rumput kering, atau subtropis,. Jenis ini terancam dengan kategir VU (Vulnerable).



prinia crinigera



prinia rufescent extrema



prinia atrogularis erythropleura



prinia buchanani



orthotomus sericeus



orthotomus sutorius



orthotomus sutorius guzuratus




orthotomus samarensis



orthotomus ruficepscineraceus betina



orthotomus ruficepscineraceus jantan



orthotomus derbianus



megalurus timoriensis crex



orthotomus atrogularis



orthotomus castaneiceps
Merupakan jenis burung penyanyi keluarga Sylviidae . jenis ini hanya ditemukan di Filipina.
Dengan habitat alamnya di daerah subtropis atau hutan tropis basah dataran rendah tropis dan subtropis atau hutan mangrove.



cisticolae xilis




cisticola juncidis jantan
Merupakan burung penyanyi di genus Cisticola. Spesies ini sebelumnya dikenal sebagai Fan-tailed Warbler, tetapi saat ini dimasukkan dalam Cisticola spesies tropis.

Jenis Memiliki jangkauan sangat luas sampai selatan Eropa, Afrika, Asia selatan dan utara Australia, Kolkata, West Bengal, India.

Passeriformes kecil habitatnya di daerah yang berrumput tinggi, seringkali di dekat air. Pejantan cisticolas adalah penganut poligami, Betinanya membangun sarang di rumput, dengan bahan sarang dari daun lunak tanaman semak, dan rumput. sarangnya berbentuk cangkir yang diikat bersama-daun atau rumput ountuk kamuflase; jumlah telurnya 3-6 butir.

Warna Warblers ini dominan coklat dan hitam di bagian atas dan keputih-putihan di bawah.

Burung ini lebih mudah didengar daripada dilihat, dan karena ukuran kecil (sekitar 10 cm) , terutama di luar musim pembiakan ketika mereka jarang mereka keluar dari rumput.




Megalurus palustristoklao
Megalurus adalah genus pernah ditempatkan dalam kategori burung penyanyi "wastebin" keluarga Sylviidae . Genus ini terdiri dari enam spesies juga dikenal sebagai jenis grassbirds. daerah penyebarannya dari utara Cina dan Jepang, ke India barat, dan Australia selatan, dengan sebagian besar spesies besar terletak di daerah tropis. Genus ini juga kadang-kadang dianggap termasuk genus Bowdleria, banyak terdapat di Selandia Baru. Spesies yang paling banyak adalah Tawny Grassbird, terdapat di Filipina sampai selatan New South Wales, sedangkan yang habitatnya di sekitar Sungai dan rawa adalah Fly Grassbird jenis ini banyak terdapat bagian selatan papua nugini. Spesies lainnya yaitu Marsh Grassbird sering berpindah-pindah, bergerak dari utara Cina, Jepang dan Siberia selatan ke selatan Jepang dan Cina tengah; spesies lain yang tak berpindah-pindah.
Habitat alam yang khas adalah padang rumput, rawa-rawa . tetapi ada Beberapa spesies habitatnya jauh dari air di rumput tinggi, dan hutan dan Beberapa spesies telah berapdatasi dengan habitat di sawah-sawah dan kebun.
Bulu burung ini dominan coklat , dengan streaks hitam pada bagian belakang. Semua spesies memiliki keputih-putihan baris di atas mata, dan memiliki beberapa tanda streaking di dada. Ukuran tubuhnya berkisar pada 13 hingga 28 cm dan beratnya 14-56 g .

Mereka umumnya pemalu dan jarang terbang, Umumnya terbang rendah ke tanah dan hanya untuk beberapa meter (walaupun Grassbird Papua akan terbang beberapa saat ). Serangga meruapakan makanan pokoknya, Untuk jenis Papua Grassbird bji rerumputan sangat disukai.

Ada sedikit informasi pada breeing dari Megalurus warblers. Beberapa studi telah menemukan adanya kebiasaan poligami. Bentuk sarangnya terbuka atau sebagian terbuka seperti cawan. Pada musim kawin burung ini bertelur dua sampai enam


source : http://www.kicaumania.org/forums/showthread.php?t=19581&page=2

By :paklu_yy

0 comments:

Twitter Delicious Facebook Digg Stumbleupon Favorites More

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Hostgator Reviews